Jumat, 09 Agustus 2013

KOPI

Kopi merupakan salah satu komoditas ekspor yang memberikan devisa negara cukup tinggi. Sebagian besar kopi di usahakan pleh perkebunan rakyat. Tingginya minat petani untuk menanam kopi memang sangat beralasan. Budi daya tanaman kopi cukup mudah , tanpa memerlukan perawatan yang intensif pun tanaman kopi telah memberikan hasil. Selain itu, kopi juga dapat tumbuh hampir di seluruh daratan indonesia. namun, untuk menghasilkan kopi yang bermutu baik dan mendapatkan harga tinggi di pasaran dunia diperlukan pengetahuan mengenai seputar varietas tanaman kopi. Yaitu mengenai segala aspek tentang kopi, mulai dari jenis-jenis kopi,penyediaan bibit,teknik penanaman,panen, pasca panen serta pengolahannya menjadi bubuk kopi. Kopi merupakan sejenis nama pohon yang buahnya seringkali dibuat minuman yang di proses dan berasal dari pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi.
Kata kopi  berasal dari bahasa arab qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi. Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie  atau coffe dalam bahasaBelanda. Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini.
Secara umum, terdapat dua jenis biji kopi, yaitu arabika (kualitas terbaik) dan robusta.
Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya. Di samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kankerdiabetesbatu empedu, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler).




Tidak ada komentar:

Posting Komentar